Wednesday, November 18, 2015

Mengenalkan Al-Qur’an Diusia Dini Pada Anak

Image result for site:blogspot.com mengenalkan al-qur'an pada anak

Ingat nasihat Nabi saw, saat yang paling tepat mengenalkan Al-Qur’an adalah ketika anak sudah mulai tertarik dengan buku. Anak usia 2 sampai 3 tahun biasanya sudah mulai tertarik dengan buku. Hal ini penting, karena banyak orang tua yang lebih suka menyimpan Al-Qur’an di rak lemari paling atas. Sesekali perlihatkanlah Al-Qur’an kepada anak sebelum mereka mengenal buku-buku lain, apalagi buku dengan gambar-gambar yang lebih menarik.

Mengenalkan Al-Qur’an juga bisa dilakukan dengan mengenalkan terlebih dulu huruf-huruf hijaiyyah. Bukan mengajarinya membaca, tetapi sekedar memperlihatkannya sebelum anak mengenal A, B, C,D.
Tempelkan gambar-gambar tersebut ditempat yang sering dilihat anak.Tentu dilengkapi dengan gambar dan warna yang menarik. Dengan sering melihat, akan memancing anak untuk bertanya lebih lanjut. Saat itulah kita boleh memperkenalkan huruf-huruf Al-Qur’an.

MemperdengarkanMemperdengarkanayat-ayat Al-Qur’an bisa dilakukan secara langsung atau dengan memutar kaset atau CD. Kalau ada teori yang mengatakan bahwa mendengarkan musik klasik pada janin dalam kandungan akan meningkatkan kecerdasan, Insya Allah memperdengarkanAl-Qur’an akan jauh lebih baik pengaruhnya buat bayi.

Apalagi jika ibu yang membacanya sendiri. Ketika membaca Al-Qur’an, suasana hati dan pikiran ibu akan menjadi lebih khusyu’ dan tenang. Kondisi seperti ini, akan sangat membantu perkembangan psikologis janin yang ada dalam kandungan karena secara teoritis, kondisi psikologis ibu tentu akan sangat berpengaruh pada perkembangan bayi khususnya perkembangan psikologisnya. Ibu yang sering mengalami stress, tentu akan berpengaruh buruk pada kandungannya.

MemperdengarkanAl-Qur’an bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Juga tidak mengenal batas usia anak. Untuk anak-anak yang belum bisa bicara, Insya Allah lantunan ayat al Qur’an itu akan terekam dalam memorinya. Dan jangan heran kalau tiba-tiba si kecil lancar melafadzkan surat al-Fatihah, misalnya begitu dia bisa bicara. Untuk anak yang lebih besar,memperdengarkan ayat-ayat al-Qur’an (surat-surat pendek) terbukti memudahkan anak menghafalkannya.

Menghafalkan Al-Qur’an bisa dimulai sejak anak lancar berbicara. Mulailah dengan surat atau ayat yang pendek. Atau potongan lafadz dari sebuah ayat (misalnya fastabiqul khayrat, hudallinnas, birrulwalidayn dan sebagainya). Menghafal bisa dilakukan dengan cara sering-sering membacakan ayat-ayat tersebut kepada anak, dan latihlah anak untuk menirukannya. Hal ini dilakukan berulang-ulang sampai anak hafal di luar kepala. Masa anak- anak adalah masa meniru dan memiliki daya ingat yang luar biasa. Orang tua harus menggunakan kesempatan ini dengan baik, jika tidak ingin menyesal kehilangan masa emas (golden age) pada anak. Menghafal bisa dilakukan kapan saja.

Usahakan di saat anak merasa nyaman. Walau demikian, hendaknya orang tua tetap mempunyai target baik tentang ayat, atau jumlah yang akan dihafal anak. Disini ada tips ataupun kiat-kiat bagaimana mengajarkan Al-Qur’an pada anak.

Image result for site:blogspot.com mengenalkan al-qur'an pada anak
• Sesuaikan dengan usia anak. Mengajarkan Al Qur'an bagi anak memiliki prinsip yang berbeda dengan orang dewasa. Karena itu pemilihan metode pengajarannya pun harus disesuaikan dengan usia anak. "Anak yang lebih kecil tentunya tidak bisa diajarkan membaca Al Qur'an dalam masa yang ditentukan misalnya satu jam penuh"

• Beri contoh, anak akan mencontoh perilaku orang-orang disekitarnya. Karenanya, sebagai orang tua, Anda juga harus memberikan contoh dengan membaca dan mengamalkan isi Al Qur'an setiap hari. Melihat Anda membaca Al Qur'an, anak akan tertarik untuk ikut membaca.

• Membiasakan anak mendengarkan Murottal atau bacaan Al Qur'an setiap hari. Pembiasaan merupakan metode yang paling dgampang diterapkan. Setiap kali ada waktu dan kesempatan, perdengarkan bacaan Al Qur'an baik melalui kaset atau VCD.

• Tetapkan waktu untuk mengajar anak membaca Al Qur'an. Setiap hari tetapkan satu waktu untuk mengajarkan atau mendengarkan bacaan anak, misalnya sehabis shalat Maghrib. Penetapan waktu ini untuk memudahkan Anda mendengarkan bacaan Al Qur'an anak.

• Ajak teman atau saudara anak untuk bersama-sama membaca Al Qur'an. 

• Ceritakan kisah-kisah indah dari Al Qur'an. Untuk memacu rasa ingin tahu anak terhadap isi AL Qur'an, ceritakan kisah-kisah dalam Al Qur'an, kisah keberanian Nabi Ibrahim, kezhaliman Fir'aun dan sebagainya. Selain agar anak tidak jemu dengan sistem pendidikan yang diterapkan, kisah-kisah ini juga menanamkan rasa cinta pada Allah dan Islam.

• Beri reward atau hadiah setiap anak bisa menghafal satu surah. reward bukan saja berupa uang atau hadiah berbentuk barang. Bisa saja anak diberikan buku yang disukainya, atau sekedar diberikan tanda bintang di buku kecilnya. Pujian juga membuat anak semakin terpacu. Adab-Adab yang Membantu Anak Tergugah Oleh Al Qur'an

Dengan demikian anak-anak akan merasa tidak kesulitan, tentunya akan tumbuh generasi islami yang berkualiatas kedepannya. Yang sesuai dengan Al-qur'an dan AlHadits.


No comments:

Post a Comment