
Mari sejenak merenungi hikmah dan kebijaksanaan meneguk
sejuknya untaian nasehat-nasehat yang akan menghilangkan dahaga iman.Semoga
sedikit nasehat ini, bagai oase ditengah ganasnya gurun pasir kehidupan, yang
bersumber dari Al-Qu’an dan Sunnah, serta lisan-lisan yang jujur….
................
“Hai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak
perempuanmu, dan istri-istri orang-orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan
jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah
untuk dikenal dan oleh karenanya mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. Al-Ahzab: 59).
Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata: “Rasulullah
shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Ada dua golongan ahli
neraka yang tidak pernah aku lihat sebelumnya; sekelompok orang yang memegang
cambuk seperti ekor sapi yang dipakai untuk mencambuk manusia, dan
wanita-wanita yang berpakaian tapi hakikatnya telanjang, mereka berjalan
melenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Mereka tidak
akan masuk surga dan tidak bisa mencium aromanya. Sesungguhnya aroma jannah
tercium dari jarak sekian dan sekian.” (HR. Muslim)
“Dan hendaklah kamu tetap berada di rumahmu, dan janganlah
kalian berhias dan bertingkah laku seperti model berhias dan bertingkah lakunya
orang-orang jahiliyah dahulu (tabarruj model jahiliyah).”(Qs. Al-Ahzab: 33)
Allah ‘Azza wa Jalla berfirman: “Dan tidaklah patut bagi
mukmin dan tidak (pula) bagi mukminah, apabila Allah dan rasul-Nya telah
menetapkan suatu ketetapan, kemudian mereka mempunyai pilihan (yang lain)
tentang urusan mereka, dan barangsiapa mendurhakai Allah dan rasul-Nya. Maka
sungguhlah dia telah sesat, dengan kesesatan yang nyata.” (Qs. Al-Ahzab: 36)
“dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung kedadanya,”
(Qs. An-Nuur: 31)

Sahabatku….
Wanita muslimah laksana bunga yang menawan, wanita muslimah
yang sholehah bagaikan sebuah perhiasan yang tiada ternilai harganya. Begitu
indah, begitu berkilau dan menentramkan…
Teramat banyak yang ingin meraih bunga tersebut. Namun tentunya,tidak
sembarang orang berhak meraihnya. menghirup sarinya. hanya yang dia yang
benar-benar terpilihlah,yang dapat memetiknya, meraih pesonanya.
Wanita muslimah adalah ibarat permata yang sangat berharga.
Dan islam menyuruh memperlakukan wanita sepeti permata yang sangat
berharga.Yaitu permata yang tidak boleh disentuh oleh siapapun selain
pemiliknya. Seandainya permata-permata itu berpindah tangan, niscaya ia akan
kehilangan nilainya
Sahabatku...
Muslimah Sejati, adalah mereka yang pandangan matanya selalu
menunduk dan mampu Menundukan mata mata lelaki yang mencoba menaklukannya.
Sahabatku....
Tidak semua wanita berjilbab itu soleha, tapi wanita soleha
itu pasti berjilbab . jika hidup ini pilihan pilihan, kenapa hanya sedikit
wanita yg memilih untuk menjadi wanita sholehah yang hidupnya dikagumi dunia
dan di nanti syurga?Jika Allah ta’ala menjadikan Islam itu mudah.Bukan berarti
hal Wajib bisa menjadi Sunnah. Dan jika, Berjilbab itu wajib,. Bukan berarti
wanita bisa seenaknya pamer aurat dan mengatakan aku belum siap. Wajib tetap
harus dilaksanakan dan dosa tetap ditulis. Dan ini Ketetapan Allah.
Sahabatku…….
Tidaklah sama antara wanita mukminah dan wanita kafir.Wanita
mukminah adalah perempuan yang beriman, berderma,berpuasa, memakai hijab.Takut
pada Tuhannya, ramah terhadap tetangganya, taat pada suaminya dan sayang pada
anak-anaknya.Dia mendapatkan pahala yang besar, ketentraman, dan
keridaan.Sedangkan perempuan kafir, suka memamerkan kecantikannya, jahiliah,
naïf,suka memamerkan pakaiannya bagai barang dagangan, komoditi murahan yang
dijajakan di banyak tempat, tidak bernilai sama sekali, tanpa kehormatan, tanpa
kemuliaan dan kehilangan religiusitas.

Sahabatku.....
Engkau dengan segala yang engkau miliki lebih baik dari
jutaan wanita lain. Dengan Kecantikanmu, engkau lebih elok daripada
matahari.Dengan akhlakmu, engkau lebih wangi daripada harum minyak misk.Dengan
rendah hatimu, engkau lebih tinggi daripada rembulan.Dan dengan kelembutanmu,
engkau lebih halus daripada rintik hujan.Maka jagalah kecantikanmu dengan
keimanan, kerelaanmu dengan puas diri, dan harga dirimu dengan jilbab.Hingga
engkau menjadi wanita terelok di dunia.
Ketahuilah bahwa perhiasanmu bukanlah emas atau perak,tetapi
dua rakaat menjelang subuh ,dahagamu ditengah hari yang panas karena puasa,
dermamu yang tersembunyi yang hanya diketahui oleh Allah, air mata taubat dan
sujudmu dikeheningan malam. Emasmu adalah agamamu,perhiasanmu adalah budi
pekertimu, dan hartamu adalah sopan santunmu.Pakailah pakaian takwa, niscaya
engkau akan menjadi wanita tercantik didunia.
Sahabatku...
Kalau bahasa ringkasnya kang Uki, ‘kecantikan wajah terletak
di nomor kesekian. Jauh lebih penting dari kecantikan wajah adalah kesejukan
wajah Anda ketika suami memandang.’
Dalam sebuah hadist Rasullullah mengatakan..nikahilah
seorang wanita karena agamanya. Sebab, seorang budak wanita yang shalehah
meskipun buruk wajahnya adalah lebih utama.”
Wanita yang (akhlaknya) buruk adalah untuk laki-laki yang (akhlaknya)
buruk, dan laki-laki yang (akhlaknya) buruk untuk wanita yang (akhlaknya) buruk
pula. Wanita yang baik-baik untuk laki-laki yang baik, dan laki-laki yang
baik-baik untuk wanita yang baik-baik pula. (An-Nur 26).
Sahabatku....
Allah telah dengan begitu Indahnya mengibaratkan, bahwa
salah satu cirri bidadari adalah tidak pernah disentuh, kesuciannya terjaga dan
sopan.Wanita shaliha bukan hanya mereka yang berwajah cantik namun juga wanita
yang kecantikannya terpancar dari aura hatinya, matanya terjaga dari hal hal
yang diharamkan syariat, pandangannya menyejukan mata sang suami, tidak pernah
membantah suami yang menuntunnya menapaki jejak jejak Assunnah dan patuh
terhadap Al Qur’an.
Menjadi penyemangat dikala suami kalah dan lelah, Berdiri
tegak mendampingi suami dalam masa masa sulit, berada disisinya disetiap
suasana. Menjadi penghibur dikala gelisah, dan menjadi Alarm dikala lelapnya
fajar membuai, mengingatkan suami tercinta dengan percikan air Wudhu di
wajahnya.
Kebahagiaan Memiliki wanita salihah, Hingga manusia menggambarkannya
sebagai bidadari.
No comments:
Post a Comment